BAB 1
PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang
Berdasarkan
buku Panduan direktorat
Penelitian dan
Pengabdian Kepada Masyarakat Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian
Pendidikan Dan Kebudayaan tahun 2013 lulusan sebuah
perguruan tinggi dituntut untuk memiliki academic knowledge, skill of
thinking,management skill, dan communication skill. Berdasarkan
uraian diatas Academic Knowladge merupakan pendidikan tinggi yang ditujukan
ataupun di arahkan pada pengembangan dan
penguasaan Ilmu Pengetahuan dan teknologi, seni,buadaya dan lain sebagainya
yang seluruhnya mencakup dalam berbagai
program studi sarjana, magister, dan doktor. skill
of thinking merupakan keterampilan
kognitif untuk memunculkan dan mengembangkan gagasan baru, ide baru sebagai
pengembangan dari ide yang telah lahir sebelumnya dan keterampilan untuk
memecahkan masalah secara divergen (dari berbagai sudut pandang). Keterampilan
berfikir yang diukur mencakup empat aspek
yaitu:berpikir lancar,berpikir luwes, orisinalitas berpikir, penguraian. management
skill merupakan manajemen sebagai sebuah proses perencanaan, pengorganisasian,
pengkoordinasian, dan pengontrolan sumber daya untuk mencapai sasaran secara
efektif dan efesien. Efektif berarti bahwa tujuan dapat dicapai sesuai dengan
perencanaan, sementara efisien berarti bahwa tugas yang ada dilaksanakan secara
benar, terorganisir, dan sesuai dengan jadwal. Communication Skill merupakan kemampuan penyampaian informasi dan gagasan pokok kepada orang lain maupun lawan karakter berkata melalui kata-kata, simbol, dan lain sebagainya yang dilakukan
secara langsung agar komunikan dapat menerima informasi secara jelas.
Penyakit kanker khususnya kanker payudara merupakan
penyakit yang mematikan yang sampai saat ini belum ditemukaan obatnya. Seperti
diwartakan di okezone tanggal 30 Oktober 2013 beberapa jenis kanker yang
banyak menyebabkan orang meninggal adalah kanker yang menyerang paru- paru,
payudara dan prostat (okezone.com, 2007). Kanker paru-paru
merupakan penyakit dengan ciri khas adanya pertumbuhan
sel yang tidak terkontrol pada jaringan
paru-paru. Bila tidak dirawat, pertumbuhan sel
ini dapat menyebar ke luar dari paru-paru melalui suatu proses yang disebut metastasis ke jaringan yang terdekat atau
bagian tubuh yang lainnya. Sebagian besar kanker yang mulai di paru-paru, yang
dikenal sebagai kanker paru primer, adalah karsinoma yang berasal dari sel epitelium. Jenis kanker paru yang utama adalah
SCLC (kanker paru sel kecil), atau disebut juga kanker sel gandum, dan NSCLC
(kanker paru non-sel-kecil). Gejala
paling umum adalah batuk (termasuk batuk
darah), berat badan turun dan sesak napas. Kanker prostat merupakan penyakit kanker yang berkembang di prostat, sebuah kelenjar dalam sistem reproduksi lelaki. Hal ini terjadi ketika sel prostat mengalami mutasi dan mulai berkembang di luar kendali. Sel ini dapat
menyebar secara metastasis dari prostat
ke bagian tubuh lainnya, terutama tulang . Kanker prostat
dapat menimbulkan rasa sakit, kesulitan buang air kecil, disfungsi ereksi dan gejala lainnya.
Saudara harus menjaga selalu kesehatan tubuh dan juga
sayangilah tubuh anda dari hal yang dapat merugikan diri anda sendiri.Selalu
tingkatkan mutu olah raga dan merawat kesehatan tubuh kita baik jasmani maupun
rohani agar terhindar dari masalah tersebut walaupun sebenarnya manusia akan
selalu merasakan sakit baik yang biasa hingga yang sangat berbahaya.. Hingga saat ini banyak terdapat kelompok pegiat kanker yang meneliti, misalnya hasil riset Amerika Serikat
yang mengemukakan bahwa, jumlah kasus-kasus kanker di negara-negara
maju sebanyak 5,4 juta kasus dan 2,9 kasus di antaranya berakhir dengan
kematian. Sementara 6,7 kasus kanker dan 4,7 kasus di antaranya meninggal dunia
di negara-negara berkembang. Proyeksi angka ini didasarkan pada data tentang
kasus insiden dan kematian yang di kompilasi oleh Lembaga Riset Kanker
Internasional (International Agency For Research on Cancer) (Okezone.com, 2011). Daun tanaman sirsak juga memiliki banyak manfaat. Riset
yang dilakukan pada awal 1990-an, ditemukan
34 senyawa Cytotoxic pada daun sirsak yang mampu menghambat hingga membunuh
sel-sel tubuh yang mengalami pertumbuhan tidak normal (sel kanker).
(International Agency For Research on Cancer) (Okezone.com, 2011). Senyawa
ini mempunyai keunggulan apabila dibandingkan dengan pengobatan kanker pada
jaman sekarang
yang teknologinya lebih maju, seperti
membunuh kanker dengan cara yang aman dan efektif serta masih herbal tanpa menyebabkan rasa muntah, kerontokan rambut,kehilangan ingatan,penurunan pola
piker, serta tanpa kehilangan berat badan.
Daun sirsak juga mengandung zat
annonaceous acetogenins yang mampu 10.000 kali lebih kuat membunuh sel-sel
kanker daripada zat adriamycin, yang biasa dipakai dalam pengobatan kemoterapi.
Zat acetogenins dapat membunuh sel- sel
kanker tanpa merusak atau mengganggu sel-sel
tubuh yang sehat. Hal ini telah diteliti di Laboratorium Health Sciences
Institute, Amerika Serikat di bawah pengawasan the National Cancer Institute,
Amerika Serikat (Okezone.com, 2011). Sebelum memutuskan untuk mengonsumsi olahan daun sirsak sebagai
pengobatan terhadap kanker atau tumor, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu
dengan dokter atau herbalis tempat Anda selama ini melakukan pengobatan. Sebab,
dikhawatirkan Anda mempunyai alergi terhadap sirsak atau obat yang selama ini
Anda konsumsi berefek terbalik dengan senyawa dalam daun sirsak. Berdasarkan
uraian diatas, maka kami tertarik untuk mengambil judul “Racikan Herbal
Jifeleaf Sirsak ” dalam Program Kreativitas Mahasiswa ( PKM) Penelitian.
1.2 Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang
di atas, kami mengambil rumusan masalah sebagai berikut :
1.
Mengapa
tanaman sirsat dapat mengobati kanker ?
2.
Zat
– zat apa sajakah yang terdapat dalam tanaman sirsak ?
1.3 Tujuan
Penelitian
Berdasarkan
rumusan masalah di atas maka tujuan tujuan
PKM-P ini adalah:
1.
Meningkatkan
kemampuan mahasiswa untuk mengenal dan membudidayakan tanaman sirsak.
2.
Memancing
keinginan rohani untuk memanfaatkan hasil alam salah satunya tanaman sirsak sebagai pengobatan penyakit kanker
1.3. Luaran Penelitian
Luaran dari PKM-P yaitu untuk
membuat:
1.
Meningkatkan
mutu mahasiswa dalam kreativitas dan pengembangan produk obat .
2.
Dapat
meningkatakan memanfaatkan hasil alam di
sekitar
1.4.Manfaat Penelitian
Manfaat dari Program Kreativitas Mahasiswa PKM-P
ini adalah :
1.
Melatih
wawasan serta meningkatkan kemampuan mahasiswa untuk pengembangan berbudidaya
herbal ataupun obat.
2.
Bagi
masyarakat, kegiatan ini dapat meningkatkan pemanfaatan Sumber Daya Alam (SDA)
disekitar yang di anggap tanaman yang tak berguna untuk pengobatan penyakit
kanker.
3.
Para
mahasiswa di harapkan dapat melanjutkan usaha ini secara mandiri untuk
mengurangi angka pengangguran.
BAB
2
TINJAUAN
PUSTAKA
1.1.Sirsak
Sirsak (Annona muricata L.)
merupakan salah jenis tanaman dari familia Annonaceae yang mempunyai manfaat
besar bagi kehidupan manusia, yaitu sebagai tanaman buah yang syarat dengan
gizi dan merupakan bahan obat tradisional. Dalam industri makanan, sirsak dapat
diolah menjadi selai buah, sari buah, sirup dan dodol sirsak (Jannah, 2010). Sudah
sejak lama sirsak dimanfaatkan sebagai tumbuhan obat baik di Indonesia
maupun di berbagai Negara. Bagian tumbuhan sirsak yang dapat dimanfaatkan
sebagai obat adalah: buah, daun, akar, biji, bunga dan kulit batang.
Hampir semua bagian dari tumbuhan sirsak dapat digunakan sebagai
obat.Setiap bagian pohon memiliki khasiat yang berbeda, tergantung senyawa uang
terkandung didalamnya. Tanaman sirsak banyak
digunakan sebagai tanaman obat, karena tanaman ini memiliki banyak khasiat dan
digunakan sebagai obat dalam penyembuhan maupun pencegahan penyakit. Pengertian
berkhasiat obat adalah mengandung zat aktif yang berfungsi mengobati penyakit
tertentu dan juga mengandung efek yang sinergis dari berbagai zat yang
berfungsi mengobati (Flora, 2008). sirsak juga
mengandung serat yang tinggi, sangat baik untuk membantu proses pencernaan.
Serat ini mampu menghambat timbulnya penyakit-penyakit dalam usus atau
saluran pencernaan. Dengan berbagai kandungan yang dimilikinya buah
sirsak diyakini dapat mengobati penyakit disentri, osteoporosis, asam urat,
demam, diabetes, dan batu empedu.
Kandungan
kimia jenis-jenis dari suku Annonaceae terdiri dari dua golongan yaitu non
alkaloid dan alkaloid. Golongan non alkaloid yang telah diketahui adalah
sukrosa, glukosa, fruktosa yang terdapat pada “pulp” serta gliserides yang
dapat menyebabkan kematian pada serangga. zat aktif
yang dapat mencegah dan mengobati kanker pada daun sirsak adalah acetogenin. Kerja
acetogenin sangat selektif. Senyawa tersebut hanya menyerang sel kanker, yang
merupakan sel abnormal. Acetogenin menghambat pertumbuhan sel abnormal
tersebut. Penghambatan pertumbuhan tersebut dilakukan dengan cara menekan
produksi adenosin trifosfat (ATP) di mitokondria, yang sangat dibutuhkan oleh
sel kanker. Acetogenin masuk ke sel kanker, lalu merekat pada dinding sel,
kemudian merusak ATP di dinding mitokondria. Karena kekurangan ATP, sel kanker
dijadikan energi, sel kanker menjadi lemah dan akhirnya mati. .
Golongan
alkaloid yang ditemukan pada tanaman ini meliputi beberapa senyawa dari
golongan benzil-tetrahidro-isoquinolin dan salah satunya adalah liriodin yang
bersifat antitumor, antibakteri dan antijamur (Laboef dkk., 1982 dalam Rahayu
dkk., 1993). Selanjutnya
Mangan (2009) menyatakan kandungan kimia dari sirsak adalah saponin, flavonoid,
tanin, kalsium, fosfor, hidrat arang, vitamin (A, B, dan C), fitosterol,
Ca-oksalat dan alkaloid murisine. Salah
satu kandungan kimia sirsak yang berperan penting untuk obat adalah flavonoid.
Flavonoid merupakan salah satu metabolit sekunder dan keberadaannya pada daun
tanaman dipengaruhi oleh proses fotosintesis sehingga daun muda belum terlalu
banyak mengandung flavonoid. Flavonoid merupakan senyawa bahan alam dari
golongan fenolik (Markham, 1988 dalam Sjahid 2008). Manfaat flavonoid
dalam tubuh manusia adalah sebagai antioksidan sehingga sangat baik digunakan
untuk pencegahan kanker, melindungi struktur sel, meningkatkan efektivitas
vitamin C,antiinflamasi, mencegah keropos tulang dan antibiotik. Dalam
kebanyakan kasus, flavonoid dapat berperan secara langsung sebagai antibiotik
dengan menggangu fungsi organisme seperti bakteri atau virus (Subroto dan
Saputro, 2006). Berdasarkan pendapat di atas Salah
satu kandungan kimia sirsak yang berperan penting untuk obat adalah flavonoid.
Flavonoid merupakan salah satu metabolit sekunder dan keberadaannya pada daun
tanaman dipengaruhi oleh proses fotosintesis sehingga daun muda belum terlalu
banyak mengandung flavonoid. Flavonoid merupakan senyawa bahan alam dari
golongan fenolik (Markham, 1988 dalam Sjahid 2008).
Manfaat flavonoid dalam tubuh manusia adalah sebagai antioksidan
sehingga sangat baik digunakan untuk pencegahan kanker, melindungi struktur
sel, meningkatkan efektivitas vitamin C, antiinflamasi, mencegah keropos tulang
dan antibiotik. Dalam kebanyakan kasus, flavonoid dapat berperan secara
langsung sebagai antibiotik dengan menggangu fungsi organisme seperti bakteri
atau virus (Subroto dan Saputro, 2006).
Selain flavonoid, kimia sirsak yang juga dimanfaatkan sebagai
obat adalah tanin. Tanin merupakan senyawa metabolit sekunder yang sering
ditemukan pada tanaman. Tanin merupakan astrigen, polifenol, berasa pahit,
dapat mengikat dan mengendapkan protein serta larut dalam air (terutama air
panas). Umumnya tanin digunakan untuk pengobatan penyakit kulit dan sebagai
antibakteri, tetapi tanin juga banyak diaplikasikan untuk pengobatan diare,
hemostatik (menghentikan pendarahan) dan wasir (Subroto dan Saputro, 2006).
.
Daun sirsak
banyak mengandung zat aktif yang berkhasiat, di antaranya annocatalin,
annohexocin, annonacin, annomuricin, annomurine, anonol, caclourine, gentisic
acid, gigantetronin, linoleic acid, dan muricapentocin. Selama ini daun sirsak
diketahui khasiatnya secara tradisional yang berkhasiat untuk mengobati
berbagai penyakit.(Ersi Herliana, STP dan Nila Rifai, ST, MM. 2011 ). Kandungan senyawa kimia tersebut merupakan
senyawa yg dapat memberikan manfaat untuk tubuh, baik sebagai obat ataupun
meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Karena
Daun sirsak selain dapat menjaga dan
menurunkan agar kadar gula dalam darah tubuh menjadi
normal. Kandungan yang
terdapat didalam ekstrak daun
sirsak mampu memperbaiki fungsi sel tubuh.
Ramuan daun
sirsak sebagai obat anti kanker, cara pengolahannya adalah Daun sirsak 10-15
lembar direbus dalam 2 gelas air sampai tersisa 1 gelas. Rebusan ini disaring
dan diminum 2 kali sehari. ( Ersi Herliana, STP dan Nila Rifai, ST, MM. 2011 ).Setelah meminum ramuan obat herbal sirsak biasanya efek
samping ini hanya sekedar gejala sementara bagi tubuh dalam proses penyesuaian
dengan penggunaan daun sirsak dalam pengobatan penyakit. Pada umumnya terjadi pada penggunaan daun sirsak
ini antara lain dehidrasi, keringat berlebihan, tubuh terasa menggigil, susah
buang air besar dan nyeri pada lambung. Kondisi ini bisa disebabkan akibat
reaksi dari senyawa aktif yang terkandung dalam daun sirsak dengan tubuh. .
Kandungan asam yang tinggi dalam daun sirsak juga bisa menyebabkan lambung
terasa perih ,badan terasa panas dan lemes ini mirip dengan efek kemoterapi.
0 komentar:
Posting Komentar